SEJARAH

Aflatoun berdiri di Mumbai-India tahun 1991 oleh Jero Bily Moria, pertama kali hanya sebuah program dan terorganisasi dengan baik sehingga menjadi sebuah lembaga. Diimplementasikan pertama kali di Mumbai oleh Meljol tahun 2001 dan dianggap berhasil. Kini Aflatoun terpusat di Amsterdam – Belanda: Aflatoun – Child Social and Financial Education, Stichting Child Savings International, Po Box 15991, 1001 NL Amsterdam, The Netherlands. Sudah ada lebih dari 100 negara termasuk negara-negara Asia seperti; Pakistan, Bangladesh, Kamboja, India, Vietnam, Nepal, China, Malaysia termasuk Indonesia sebagai Negara ke 34. Di Indonesia pertama kali diimplementasikan pada tahun 2009-2010 oleh LAPIS-AusAID di NTB, Sulawesi Selatan dan di Jawa Timur bermintra dengan LeKDiS Nusantara sebagai implementator.

Setelah program LAPIS berakhir maka mulai tahun 2011 program Aflatoun terus dikembangkan oleh LeKDiS Nusantara bersama beberapa lembaga nasional dan internasional; YASMIN, Ranaka Strategic, FOKUS, MDC Jawa Timur, Tanoker Ledokombo, Get Me Community, CLDS & STAIN Ponorogo, Universitas Wiraraja, International Humanity Foundation, ChildFund, serta beberapa lembaga lainnya dan sudah mencapai 56 kab/kota di 14 provinsi; Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jakarta, Tanggerang, Banten, Sumut, Lampung, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Banda Aceh, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur

Sekarang Aflatoun berkembang menjadi beberapa kurikulum, diantaranya; Aflatot (anak pra-sekolah, usia 3-6 tahun), Aflatoun (usia 6-14 tahun), Aflateen (usia 15 – 18 tahun atau lebih), dan Afla Academy (untuk mahasiswa, guru, fasilitator dan mentor). Di Indonesia masih baru dilaksanakan tiga macan kurikulum; Aflatoun dan Aflateen, kurikulum Aflatot yang dipiloting oleh Dirjen PAUD Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Provinsi Jawa Barat

Aflatoun Internasional adalah lembaga yang memberikan Pendidikan Finansial dan Sosial secara seimbang pada anak muda di seluruh dunia. Terbentuk dari tiga sub program, yaitu Aflatot, Aflatoun dan Aflateen serta Aflatoun Academy. Jaringan Anak Aflatoun : Lembaga pemerintahan, lembaga penelitian, organisasi mitra, Pengampu kebijakan lain, Lembaga donor, NGO, UNICEF, serta bank-bank nasional dan lokal.

Misi “Menginspirasi anak muda memberdayakan diri secara sosial dan financial untuk menjadi agen perubahan bagi kehidupan mereka sendiri dan dunia yang lebih adil.”

Motto “Pisahkan antara hayalan & fakta, Jelajahi, Pikirkan, Selidiki & Bertindak.”

Sekilas LeKDiS Nusantara dan Tim Implemantator program Aflatoun; Afla Indonesia

LeKDiS Nusantara

LeKDiS Nusantara adalah lembaga non-profit yang ada di Jawa Timur Indonesia; visi LeKDiS adalah untuk memberdayakan masyarakat dengan meningkatkan pengetahuan dan skill mereka melalui pemberdayaan yang berkelanjutan. LeKDiS memiliki pengelaman kerjasama yang luas dengan pusat pendidikan, organisasi social, lembaga dan instansi non pemerintah dan pemerintahan, lembaga donor national dan internasional di seluruh Indonesia. Dalam implementasi program, LeKDiS selalu menggunakan pendekatan dengan melibatkan multi-stakeholder untuk menjaga keberlangsungan dan partisipasi aktif dari semua unsur.

LeKDiS Nusantara adalah mitra pelaksana resmi Aflatoun International di Indonesia, yang kemudian membentuk tim kerja sendiri Aflatoun Indonesia. Dalam implementasi program Aflatoun dan Aflteen kami berkerjasama dengan beberapa lembaga nasional;  FOKUS, YASMIN, Center of Learning Development Studies (CLDS) Ponorogo, Ranaka Strategic, Tanoker Ledokombo, MDC Jawa Timur, and STAIN Ponorogo, Universitas Wiraraja, sejumlah KKM dan MGMP, lembaga pendidikan lainya, dan lembaga internasional; LAPIS-AusAID, Barclays, Sower Exchange, Give2Asia, ChildFund, Peace Corp, International Humanity Foundation (IHF), dan Plan Internasional dalam rangka mengembangkan, memperluas dan memperkuat program Aflatoun di tanah air.

Program dan Kegiatan LeKDiS Nusantara:

  1. Melaksanakan berbagai pelatihan dan workshop dalam bidang peningkatan pendidikan dan pengajaran serta peningkatan kapasitas kemasyarakatan
  2. Melaksanakan studi dan penelitian dalam bidang pendidikan, kemasyarakatan, kebudayaan dan isu sosial lainya
  3. Menyediakan layanan pendampingan dan konsultasi dalam peningkatan mutu pendidikan dan jaminan mutu pendidikan serta pelayanan publik
  4. Menyediakan layanan karya ilmiah dan hasil research untuk pengembangan profesionalisme atau untuk dasar acuan bagi penentu kebijakan oleh pemerintah, otoritas terkait, lembaga dan instansi lainya
  5. Mengembangkan lembaga pendidikan formal dan no-formal, khususnya sekolah swasta, panti asuhan, pusat layanan bagi anak-anak kurang mampu, anak dengan kebutuhan khusus dan anak pendalaman
  6. Menyelenggarakan pelatihan-pelatihan life skills untuk anak-anak kurang mampu, anak berkebutuhan khusus, dan anak-anak putus sekolah
  7. Menyelenggarakan seminar, talk show, diskusi ilmiah, workshop dan symposium dalam bidang pendidikan, kemasyarakatan, social budaya, dan lingkungan
  8. Menerbitkan buku ilmiah, jurnal ilmiah, bulletin dan majalah

Penerima Mamfaat LeKDiS Nusantara:

  1. Murid dan guru dari sekolah swasta dan sekolah negeri atau perguruan tinggi
  2. Anak-anak panti asuhan dan lembaga untuk anak-anak kurang mampu, anak berkebutuhan khusus dan anak pedalaman
  3. Masyarakat kurang mampu dan masyarakat terpencil
  4. Anak-anak kurang mampu dan anak di daerah pedalaman
  5. Berbagai organisasi kemasyarakatan termasuk organisasi pemuda
  6. Pendidik dan pemerhati pendidikan, serta peneliti
  7. Anggota pemerintahan dan perwakilan lembaga nasional
  8. Staf akademisi di perguruan tinggi, kampus, lembada pendidikan formal dan non-formal
  9. Dan anggota masyarakat lainnya.

Alfa Indonesia

Afla Indonesia adalah nama lain dari Aflatoun Indonesia, yang merupakan tim implementator program Aflatoun yang dibentuk oleh LeKDiS Nusantara dan sebagai wadah untuk pengembangan dan perluasan program Aflatoun di Indonesia. Aflatoun pertama kali dimplementasikan (pilot stage) di tanah air pada tahun 2009 sebagai kegiatan inovasi pada Learning Assistance Program for Islamic School (LAPIS-AusAID) di 3 provinsi; Jawa Timur, Nusa Tenggra Barat, dan Sulawesi Selatan. Program Aflatoun meningkatkan kecakapan pengetahuan keuangan dan mampu mempromosikan budaya menabung baik secara individual atau secara kolektif. Program ini juga menigkatkan kepedulian social, lingkungan, dan memotivasi anak-anak Aflatoun dan Aflateen untuk secara aktif berpartisipasi dalam kegiatan kampaye social seperti kegiatan amal, kegiatan bakti sosial dan entrepreneurship.

Pada tahun 2012 dengan dukungan dari Barclays kami bisa memperluas jangkauan program Aflatoun (scale up stage) di East Java, Central Java, West Java, West Jakarta, North Sumatera, East Kalimantan, South Kalimantan, and West Nusa Tenggara (NTB). Kemudian di tahun 2013 – 2014 dengan dukungan dari Barclays dan Give2 Asia, Bank of America melalui Sower Exchange kami mengimplemhtasikan Program Aflateen dengan perluasan ke Sumatera Selatan, Nusa Tenggara Timur, DKI Jakarta termasuk di Tanggerang dan Banten.

Berkat dukungan dari para sponsor dan mitra kerja, kami mampu mencapai target program tahun 2018 untuk mencapai 125.000 anak dan pemuda belajar pendidikan social dan financial di 13 Provinsi. Selama implemetasi program kami bekerjasama dengan pusat pelatihan guru, MGMP, KKM dan Lembaga Pendidikan Guru serta Perguruan Tinggi untuk memperluas jangkauan program Aflatoun dan Aflateen di Indonesia. Peran serta aktif dari semua unsur lemba mitra sangat penting dalam mendukung kami mengimplementasi program di daerah-daerah.